This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.


Jumat, 21 September 2012

Marvel: Avengers Alliance Cheat, Hack, Tool, Trainer 100% Working


Posted by Facebook Games Cheat, Hack, Bot, and Trainer in Facebook Cheats, Marvel Avengers Alliance| no responses

Marvel: Avengers Alliance Cheat, Hack, Tool, Trainer 100% Working

Download the Marvel: Avengers Alliance Cheat, Hack, Tool, Trainer 100% Working now before it gets updated and patched. Marvel: Avengers Alliance is a Facebook strategy game where you get to see Marvel Avenger heroes and fight together with them. Marvel: Avengers Alliance includes heroes such as Spider-Man, the Fantastic Four, Wolverine, Captain America, Iron Man, etc. Your quest is to save the day from villains like Doctor Doom, Magneto, Loki, Green Goblin, and others.
marvel avengers alliance cheat

Marvel Avengers Alliance Hack Tool Includes:

  • Gold Cheat and Hack for Marvel Avengers Alliance
  • Silver Cheat and Hack of Marvel Avengers Alliance
  • S.H.I.E.L.D points Hack
  • ISO-8 Cheat and Hack
  • Command points Hack
  • Unlimited Energy Cheat and Hack

Marvel Avengers Alliance Hack Tool Features:

  • Get Unlimited Energy, Cash, and Coins in Marvel Avengers Alliance
  • Supports International Language
  • Supports ALL internet browsers (Chrome, IE, Firefox, Safari, Opera, etc.)
  • 100% Undetectable
  • Easy to use. Simply click the Hack button and you are done
  • UPDATE will be done, if the hack gets patched

How to use the Marvel Avengers Alliance Hack?

1. Login to you Facebook account.
2. Select your browser.
3. Change desired values.
4. Click Apply Hack.
Important: Change gold, silver, etc. but do not place over 100,000 as it would error. Just place 50,000 and just re-run the tool again. You can use the hack to have unlimited energy.

Steps to Marvel Avengers Alliance Cheat

Follow the simple steps below to download this tool.
STEP 1: Click Likes Button Below and Click Confirm
STEP 2: Click Share Button Below and Share in your Facebook wall
STEP 3: Write this message on the pages below!
STEP 4: Click the Download Button below (Be sure to complete all the steps above to show download button.)
Get ahead of others, download the Marvel: Avengers Alliance Cheat, Hack, Tool, Trainer 100% Working now and boost your stats and items. Be the best Marvel: Avengers Alliance player ever.

Incoming search terms:

  • marvel avengers alliance hack
  • marvel avengers alliance hack tool
  • marvel avengers alliance cheats
  • marvel avengers alliance hack tool free download
  • cheat marvel avengers alliance gold
  • avengers alliance hack
  • hack marvel avengers alliance
  • marvel avengers alliance hack download
  • marvel avengers alliance cheat tool
  • avengers alliance cheats

Kamis, 21 Juni 2012

Catatan Perjalanan



­
Mengabdi Kepada Masyarakat

KKN unhas gelombang 82 yang bercengkrama seluruh mahasiswa unhas untuk mewujudkan tridarma perguruan tinggi

Hari ini, tepatnya pukul 08.30, kami telah paking kebutuhan selama dua bulan untuk mengabdi kepada masyarakat yang sering disebut Kulia Kerja Nyata(KKN). Tepatnya di desa passeno, Kecamatan Baranti,  Kabupaten Sidrap, hingga aku mendapatkan posko yang di sosong kaum intelektual “kampus merah”
Cahaya matahari menembus kulit ketika kami menuggu teman tiba di pelataaran Pusat Kegiatan Mahasiswa, ada yang berfoto bersama kedua orang tuanya, teman seposko, dan bahkan teman fakultas. Tidak sedikit raut wajahnya cemberut, akibat menunggu terlalu lama  bahkan ada juga teman dengan riang meskipun lama menunggu dan semangat membara mengikuti KKN yang Cuma sekali selama masa perkulihan.
Jam sudah pukul 08.00, mobil berwarna hijau siap menampung rombongan kami. Saat itu pula badan yang tegak, dan berseragam hijau dengan pangkat diatas singkulnya. “dek kecamatan baranti naik mobil 1-3”. Seluruh poskoh terlihat riuh mengankat barang menuju mobil yang tersedia. Tapi tim kami harus menunggu kawan yang bernama irma yang telah izin untuk bepergian selama dua bulan kepada seniornya di KRS PMI Unhas.
Teman kami tampak gelisa, takut tidak mendapat tempat duduk selama perjalanan. Hingga seorang berjilbab merah, dan berkulit sawomatang, yang telah ditemani ayahanda mencoba mengirim pesan fia telekomikasi. Dia sering dipanggil Galia, tak terasa kami uda berkumpul sebanyak lima orang, dia irfan, saya dan irma.
Dengan waktu yang sempit irma nampak tergesah-gesa melangkahkan kakinya menuju kepada kami. Hingga kami menuju mobil bernomor tiga. Satu per satu koper di angkat naik di mobil truk yang biasa digunakan para pahlawan indonesia diera pejajahan. Tak terasa barang pun sudah ditata rapi hingga kami siap mengabdi kepada masyarakat.
Selama 6 jam kami diatas “mobil masa penjajahan”, ada yang tertidur, tidak sedikit pula yang sambil mengobrol yang ditanggannya ada sebatang rokok. Tawa canda selalu iringi perjalan kami, suguhan pemandangan khas sulawesi yang dipenuhi pantai dan sawah yang melintang luas. Serta melewati tempat lahir mantan president dari timur, dialah BJ Habbie.
Kota kecil ini mesugukan pemandangan pantai yang indah kian elok, serta ramah warga setempat sambil melambaikan tangan saat kami melewatinya. Kami berjanji akan bekerja dengan maksimal, sebagai bentuk pangabdian kepada masyarakat dari kaum akademisi.
Tak terasa selama enak jam kami tiba, di kantor Kecamatan Baranti, kami disambut hangat oleh jajaran pemerintah. Mulai dari Camat, Lurah dan bahkan Kapala Desa yang nantinya desanya tempat kami untuk mewujudkan tridarma perguan tinggi “Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyakat”.
Usai mendengar sambutan dari pemerintah, kami diarahkan untuk bertemu dengan kepala desa, ia menyambut kami dengan hangat, lalu kami diarahkan untuk menuju rumah yang akan kami tinggali selama dua bulan. Kami sudah siap! Hidup KKN Unhas Angkatan 82.
Muh. Iswandhi Badillah  

Senin, 02 April 2012

Kekuatan Cinta dalam Perbedaan


Oleh: Laparoki

Seringkali kita tidak adil menggeneralisasikan pandangan dan hukuman terhadap
pemeluk suatu terhadap sesuatu hal. Dengan perbedaan itu kemudian kita mutlakkan
pandangan kita dan menunding orang lain sebagai kafir. Sementara perbedaan pandangan
dan penghayatan merupakan sunnahtullah sebagai perwujudan dari akal sehat kita yang telah
diberikan oleh Tuhan yang memiliki kapasitas yang berbeda-beda pula.
Logikanya, adanya perbedaan kapasitas akal sehat itu maka sudah pasti pula bahwa
pemahaman dan penghayatan menjadi berbeda-beda dan bertingkat. Walau kebenaran itu satu
yang sumbernya dari Tuhan akan tetapi kapasitas manusia berbeda-beda sekali lagi. Ini yang
perlu dicamkan sehingga kita tidak emosi dan cenderung memaksakan orang lain untuk sama
pemahaman dann pandangan dengan kita. Biarkanlah waktu yang memproses kita semua
bahwa apakah pada akhirnya selamanya akan berbeda ataukah suatu waktu kita akan menjadi
satu. Semua itu akan terkait sejauh mana proses yang akan kita alamai pada dimensi ruang
dan waktu sekaligus refleksi pemaknaan dari dimensi tersebut.
Sekadar mengingatkan sebuah kisah dari sufi besar Jalaluddin Rumi tentang ‘orang
buta dan seekor gajah’. Ada pula hadis qudsi tentang Nabi Musa dan Seorang
Pengembala. Alkisah: Pada zaman dahulu, hidup seorang gembala yang bersemangat bebas.
Dia tidak punya uang dan tidak punya keinginan untuk memilikinya. Yang dia miliki
hanyalah hati yang lembut dan penuh keikhlasan; hati yang berdetak dengan kecintaan
kepada Tuhan. Sepanjang hari dia mengambalakan ternaknya melewati lembah dan ladang
melagukan jeritan hatinya kepada Tuhan yang dicintainya. “Duhai Pangeran tercinta,
dimanakah Engkau, supaya aku bisa persembahkan seluruh hidupku pada-Mu? Dimanakah
Engkau, supaya aku bisa menghambakan diriku pada-Mu? Wahai Tuhan, untuk-Mu aku
hidup dan bernafas. Karena berkat-Mu aku hidup. Aku ingin mengorbankan dombaku ke
hadapan kemuliaan-Mu.”
Suatu hari, Nabi Musa a.s. melewati padang gembala dalam perjalanannya menuju
kota. Ia memerhatikan sang gembala yang sedang duduk di tengah ternaknya dengan kepala
yang mendongak ke langit. Sang gembala menyapa Tuhan, ”Ah, dimanakah Engkau,
supaya aku bisa menjahit baju-Mu, memperbaiki kasut-Mu, dan mempersiapkan ranjang-
Mu? Dimanakah Engkau, supaya aku bisa menyisir rambut-Mu dan mencium kaki-Mu?
Dimanakah Engkau, supaya aku bisa mengilap sepatu-Mu dan membawakan air susu untuk
minuman-Mu?”
Musa mendekati gembala itu dan bertanya, ”Dengan siapa kamu bicara?” Gembala
menjawab, ”Dengan Dia yang telah menciptakan kita. Dengan Dia yang menjadi Tuhan yang
menguasai siang dan malam, bumi dan langit.” Musa murka mendengar jawaban gembala
itu, “Betapa beraninya kamu bicara kepada Tuhan seperti itu! Apa yang kamu ucapkan adalah
kekafiran. Kamu harus menyumpal mulutmu dengan kapas supaya kamu bisa mengendalikan
lidahmu. Atau paling tidak, orang yang mendengarmu tidak menjadi marah dan tersinggung
dengan kata-katamu yang telah meracuni seluruh angkasa ini. Kau harus berhenti bicara
seperti itu sekarang juga karena nanti Tuhan akan menghukum seluruh penduduk bumi ini
akibat dosa-dosamu!”
Sang gembala segera bangkit setelah mengetahui bahwa yang mengajaknya bicara
adalah seorang nabi. Dia bergetar ketakutan. Dengan air mata yang mengalir membasahi
pipinya, dia mendengarkan Musa yang terus berkata, “Apakah Tuhan adalah seorang manusia
biasa, sehingga Dia harus memakai sepatu dan kaus kaki? Apakah Tuhan seorang anak kecil,
yang memerlukan susu supaya Dia tumbuh besar? Tentu saja tidak. Tuhan Maha Sempurna di
dalam diri-nya. Tuhan tidak memerlukan siapapun. Dengan berbicara kepada Tuhan seperti
itu, engkau bukan saja telah merendahkan dirimu, tapi kau juga merendahkan seluruh ciptaan

Tuhan. Kau tidak lain dari seorang penghujat agama. Ayo, pergi dan minta maaf, kalau kau
masih memiliki otak yang sehat!”
Gembala yang sederhana itu tidak mengerti bahwa apa yang dia sampaikan kepada
Tuhan adalah kata-kata yang kasar. Dia juga tak mengerti mengapa Nabi yang mulia telah
memanggilnya sebagai seorang musuh, tapi dia tahu betul bahwa seorang nabi pastilah lebih
mengetahui dari siapapun. Dia hampir tak bisa menahan tangisnya. Dia berkata kepada
Musa, “Kau telah menyalakan api di dalam jiwaku. Sejak ini aku berjanji akan mengatupkan
mulutku untuk selamanya.” Dengan keluhan yang panjang, ia berangkat meninggalkan
ternaknya menuju padang pasir.
Dengan perasaan bahagia karena telah meluruskan jiwa yang tersesat, Nabi
Musa a.s. melanjutkan perjalanannya menuju kota. Tiba-tiba Allah yang Maha Kuasa
menegurnya, “Mengapa engkau berdiri diantara Kami dengan dengan kekasih Kami yang
setia? Mengapa engkau pisahkan pencinta dari yang dicintainya? Kami telah mengutus
engkau supaya engkau bisa menggabungkan kekasih dengan kekasihnya, bukan memisahkan
ikatan diantaranya.” Musa mendengarkan kata-kata langit itu dengan penuh kerendahan dan
rasa takut. Tuhan berfirman, “Kami tidak menciptakan dunia supaya Kami memperoleh
keuntungan darinya. Seluruh makhluk diciptakan untuk kepentingan makhluk itu sendiri.
Kami tidak membutuhkan pujian atau sanjungan. Kami tidak memerlukan ibadah atau
pengabdian.
Orang-orang yang beribadah itulah yang mengambil keuntungan dari ibadah
yang mereka lakukan. Ingatlah di dalam cinta, kata-kata hanyalah bungkus luar yang tidak
memiliki makna apa-apa. Kami tidak memerhatikan keindahan kata-kata atau komposisi
kalimat. Yang Kami perhatikan adalah lubuk hati yang paling dalam dari orang itu. Dengan
cara itulah Kami mengetahui ketulusan makhluk Kami, walau pun kata-kata mereka
bukan kata-kata yang indah . Buat mereka yang dibakar dengan api cinta, kata-kata tidak
mempunyai makna.”
Suara dari langit selanjutnya berkata, “Mereka yang terikat dengan basa-basi
bukanlah mereka yang terikat dengan cinta. Dan umat yang beragama bukanlah umat
yang mengikuti cinta. Karena cinta tidak mempunyai agama selain kekasihnya sendiri.”
Tuhan kemudian mengajarkan Musa rahasia cinta. Bukankah quran mengatakan:” Wahai
orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan
kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap
suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil. Berbuat adillah karena ia lebih mendekati
ketakwaan.” (QS. Al Maa’idah: 8)

Kamis, 29 Maret 2012

Warisan


 
 Oleh : Abdul Rahman

Empat tahun lalu, aku mengunjungi tanah kelahiranku di sebuah desa bernama Pakatto.
Letaknya di pedalaman kabupaten Gowa. Kedatanganku ini adalah yang pertama sejak ibuku
meninggal delapan tahun lalu. Aku lahir dan menghabiskan masa kecil disini. Namun saat
umurku belum genap enam tahun, orang tuaku membawaku dan kedua adikku merantau ke
Kalimantan.

Keluargaku punya banyak kenangan disini. Kakekku adalah tentara yang ditempatkan di
desa ini. Ayah dan ibuku pun bertemu disini. Khusus ibu, hampir seluruh penduduk di desa ini
mengenalnya. Sebab ibu, seperti halnya wanita Bugis kebanyakan, gemar sekali membantu bila
ada hajatan. Entah itu membantu memasak, meminjamkan peralatan dapur, bahan makanan dan
lain-lain. Boleh dikata, ibu selalu hadir bila ada tetangga yang punya hajatan.

Nah, setelah lebih dari tiga belas tahun merantau, aku kembali. Aku ingin menyambung
kembali tali silaturahmi yang dulu pernah dirajut oleh keluargaku. Hanya saja aku mungkin tak
lagi mengenal mereka. Begitu pula sebaliknya.

Singkat kisah aku pun tiba. Oleh keluarga di Kalimantan aku diberi alamat rumah yang
bisa ku kunjungi. Seorang wanita renta menyambutku. Dari raut wajahnya aku tahu Ia tak
mengenalku. Ku katakan bahwa aku anak dari Djusni, ibuku. Seketika Ia meneteskan air mata
dan merangkulku. Aku bingung, kenapa harus sehisteris itu?

Ia lalu mengisahkan, betapa ibuku adalah sosok yang disayangi di kampung ini. Sembari
menyeka air mata, wanita renta yang kupanggil Nenek Haji itu bercerita, betapa penduduk desa
merasa kehilangan semenjak kematian ibu. Ia juga bercerita masa-masa sulit keluargaku dulu.
Bahkan beras pun kami harus ‘mengutang’ ke tetangga. Namun karena ibu senantiasa menolong,
para tetangga pun ikhlas membantu.

Empat tahun berselang, aku kembali ke tanah perantauanku. Sembari menikmati libur
kuliah, aku menyempatkan diri mengunjungi beberapa tetangga dulu. Salah satunya pak Lamidi.
Dulu Ia adalah tetanggaku, namun kemudian pindah karena tak tahan dengan cibiran tetangga
lain. Sebabnya adalah karena Ia miskin dan pengangguran. Namun kini Ia telah sukses. Punya
perkebunan luas dan beberapa rumah.

Saat bertemu denganku, Ia langsung memelukku. Pipiku dipegangnya seolah-olah aku
adalah anaknya yang telah lama hilang. Ia bercerita bahwa dirinya dulu adalah pengangguran
paling dekil di sekitar tempat tinggal kami. Hanya ibuku yang sudi menolong mereka. Ah, betapa
aku bangga akan kebaikan hati ibu.

Aku teringat kisah salah seorang kerabat yang ditinggal mati oleh ayahnya. Urusan harta,
mereka boleh dikata cukup. Tanah dimana-mana, sawah luas dan rumah mewah. Namun ketika
sang ayah meninggal, anak-anaknya justru sibuk berebut warisan. Bahkan saat tanah kubur
belum kering, mereka sudah ribut mengungkit-ungkit pembagiannya.

Kuakui, keluargaku mungkin tak seberuntung mereka. Berharap warisan harta mungkin
hanya bayang-bayang semata. Beruntung aku banyak belajar dari kedua orang tuaku tentang
ketulusan memberi. Aku belajar bagaimana bertetangga. Memperlakukan tetangga lebih dari
saudara.

Aku berpikir, mungkin bila ibu meninggalkan warisan harta, aku bisa saja berlaku seperti
kerabatku. Namun Allah Maha Adil. Ia memanggil ibu, setelah ibu menyiapkan warisan yang
jauh lebih berharga dari sekedar harta. Ibu pergi dengan mewariskan kebaikan hati.

Selasa, 27 Maret 2012

Keuntungan Unjuk Rasa “Anarkis”



Unjuk rasa dijadikan mahasiswa sebagai bentuk aspirasi terhadap kebijakan pemerintah. Namun tidak sedikit yang berujung bentrok. Apakah aspirasinya didengar atau tidak?


            Beberapa waktu ini banyak mahasiswa seluruh Indonesia menunjukkan aspirasinya dengan demo atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 5 ribu limaratus. Di Makassar sendiri, beberapa wilayah menjadi macet total akibat demo mahasiswa hingga berujung anarkis dalam artian perusakan fasilitas umum.

            Kenapa harus demonstrasi anarkis, beberapa pengamat memaparkan, bahwa demonstrasi anarkis yang dilakukan oleh kalangan “agen of scines” lebih didengar oleh pemerintah dari pemberitaan media. Dilanjutkan dengan sejarah demonstrasi mahasiswa pada tahun 98, dapat menumbangkan resim Presiden Soharto. Ini bukti bahwa pergerakan mahasiswa bisa didengar.

            Realita sekarang, kenapa masyarakat lebih mendengar, tentang kasus kerusakan fasilitas umum dari pemberitaan media elektonik maupun cetak. Dari para perjuangan aspirasi mahasiswa untuk membela hak rakyat. Menurut pemikiran saya kita tercinta, untuk mendapatkan uang susah dan banyak terjadi korupsi. Hal ini, akan membuat pemikiran masyarakat tentang uang pajak yang digunakan untuk membangun dan kerugian yang ditanggungnya. Apalagi untuk membangunnya kembali seperti sedia kala membutuhkan uang dan kontraktor. Otomatis koropsi dapat terjadi.

            Nah, mahasiswa perlu mempertimbangkan kembali tentang domontrasi “kekerasan”, ini malah membuat sakit rakyat kita yang terlanjur sakit sejak jaman orde baru. Siapkah kita untuk mewujudkan kembali cita-cita bangsa yang pernah dibangun oleh presiden pertama Soekarno. “Membela rakyat malah menyakiti rakyat”

Wah, Harga Obat Bakal Naik

Kenaikan harga obat generik yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dinilai memberatkan. Naiknya harga obat generik tidak hanya membebani masyarakat tetapi juga pihak rumah sakit, terutama rumah sakit milik pemerintah.

Seperti diwartakan, terhitung mulai 23 Februari 2012,  Kementerian Kesehatan sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) obat generik.  Dari 498 obat, 170 obat di antaranya naik dan 327 obat malah turun. Kenaikan harga dilakukan karena ada beberapa obat yang sudah 2-3 tahun tidak naik. Saat ini, harga obat tersebut terpaksa dinaikkan, setelah dievaluasi.
Pihak rumah sakit pemerintah mengaku terbebani dengan keputusan itu kerena harus menanggung biaya yang lebih tinggi dalam penyediaan obat.  Seperti diketahui, hampir sebagian besar rumah sakit milik pemerintah menyediakan lebih banyak obat generik ketimbang obat paten dan bermerek.

"Seharusnya diberitahu jauh-jauh hari misalnya 3 (tiga) bulan sebelumnya. Rumah sakit akan terbebani karena harus membayar lebih mahal," ucap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Fatmawati dr Lia Pratakusuma, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/3/2012).

Lina mengungkapkan, dari 100 persen pasien yang datang berobat ke Rumah Sakit Fatmawati, hanya 20 persen yang membayar obat secara cash (pasien membayar sendiri), sementara 80 persen ditanggung oleh pihak asuransi (Jamkesmas, Jamkesda, Askes).

Mengingat rumah sakit belum membicarakan kesepakatan harga baru obat dengan pihak penjamin, akibatnya rumah sakit harus menanggung kekurangan harga. Hal tersebut lanjut Lia juga akan menyulitkan rumah sakit saat klaim.

"Kalau mau ada kenaikan harga harus ada spare waktu. Sehingga rumah sakit bisa menyiapkan tarif baru dengan pihak penjamin," ujarnya.

Akses obat semakin jauh

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai keputusan pemerintah menaikan harga obat generik akan semakin membuat akses masyarakat dalam mendapatkan obat yang murah semakin jauh.

"Kenaikan harga obat generik juga semakin mengurangi kepopuleran obat generik di mata pasien dan dokter karena harganya yang semakin mahal,"  katanya.

Tulus mengungkapkan, keputusan menaikan harga obat generik sangat bertolak belakang dengan kampanye pemerintah yang selama ini mendorong masyakarat untuk mau menggunakan obat generik. Alasan menaikan harga obat terkait rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik, dinilai Tulus memang cukup rasional tetapi mometnya tidak pas.
Ia mengungkapkan, akses masyarakat Indonesia terhadap obat masih sangat rendah ketimbang negara-negara Asia lainnya. Hal ini disebabkan karena harga obat di Indonesia masih tergolong sangat mahal ketimbang negara-negara lain di dunia. "Jika dibandingkan negara lain, harga obat di Indonesia termasuk yang tertinggi," cetusnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, "Ini menjadi kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan membuat masyarakat menjadi sakit karena sulit mendapatkan akses terhadap obat."


Sumber: Kompas.com

Sensasi Kuliner Coto Kuda

Coto merupakan makanan favorit masyarakat Sulawesi.  Namun banyak yang belum tahu tentang makanan coto kuda yang kaya manfaat.

Coto kuda pertama kali dikenal di kota Jeneponto yang menjadi makanan siap saji, yang banyak ditemui di Kota maupun di pinggiran kota. Kota Jeneponto berjarak  sekira 100 KM dari kota makassar yang dikenal sebagai kota “Bumi Turatea”.

Coto kuda diperkirakan dikenal sejak tahun 70-an dikota Makassar.  Sekarang kuliner Coto Makassar sudah menjadi menu pilihan di banyak hotel, resto dan rumah makan terkenal. Bahkan seringkali dijadikan suguhan menu istimewa dalam acara-acara resmi berskala nasional maupun internasional di Kota Makassar.

Coto kuda mempunyai keunikan dari coto-coto lain dari  yang menggunakan daging sapi/kerbau. Jika anda baru mengkomsumsinya. Daging kuda terasa empuk dibandingkan yang lain. Selain itu daging kuda juga mempunyai  protein serta kurang lemak dan juga dagingnya berwarna amat merah dibandingkan daging hewan lainnya.

Daging coto kuda juga diakui  dapat menjadi obat alternatif untuk penyembuhan penyakit asma, TB, epilepsy, ATS, menyembuhkan badan pegal-pegal dan linu tulang, menghidupkan gairah serta menambah kekuatan vitalitas tubuh.

Bagi lelaki, setelah menyantap semangkuk Coto Kuda, tubuh akan langsung terasa hangat selama lebih kurang sejam  terasa ada kebangkitan gairah. Boleh ditanyakan langsung kepada para pelanggan kuliner Coto Kuda, atau membuktikannya sendiri dengan mencobanya secara langsung. Bahkan jika anda selesai menikah, boleh mencoba mamakan Coto kuda, sensasi bulan madu terasa berbeda.

Bila anda jalan-jalan di Sulawesi Selatan, berkunjunglah untuk emmakan coto. Beberapa orang yang belum pernah makan coto kuda  menganggap makanan ini tidak enak di lidah dan bahkan terasa jijik. Jika banyak manfaat ngapain takut mencoba.